Dzikir pagi ke-4 dari 17
Allahumma bika ashbahna
اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ
Allahumma bika ashbahna, wa bika amsaina, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikan nusyur.
Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu pagi dan dengan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kebangkitan.
Keutamaan
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ mengajarkan para sahabatnya: jika memasuki waktu pagi, ucapkanlah dzikir ini; dan jika memasuki waktu petang, ucapkanlah lafaz petangnya.
Dzikir ini menanamkan kesadaran bahwa hidup, mati, dan kebangkitan seluruhnya dengan kuasa Allah.
HR. At-Tirmidzi no. 3391 dan Abu Dawud no. 5068. Dishahihkan Syaikh Al-Albani. Derajat: shahih.
Lafaz untuk petang
Allahumma bika amsaina, wa bika ashbahna, wa bika nahya, wa bika namutu, wa ilaikal mashir.