Dzikir pagi ke-13 dari 17
La ilaha illallah wahdahu
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
La ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'ala kulli syai'in qadir.
Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
Keutamaan
Abu Ayyub Al-Anshari meriwayatkan: siapa yang mengucapkannya sepuluh kali, ia seperti memerdekakan empat budak dari keturunan Nabi Ismail.
Abu Hurairah meriwayatkan: siapa yang mengucapkannya seratus kali dalam sehari, ia mendapat pahala seperti memerdekakan sepuluh budak, dicatat baginya seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, dan ia terlindung dari setan pada hari itu hingga petang. Tidak ada yang datang dengan amal lebih utama daripadanya, kecuali orang yang mengamalkan lebih banyak.
HR. Muslim no. 2693 (sepuluh kali). HR. Al-Bukhari no. 3293 dan Muslim no. 2691 (seratus kali). Derajat: shahih.
Lafaz untuk petang
Sama untuk pagi dan petang.