Dzikir PagiTholabul Ilmi

Dzikir pagi ke-5 dari 17

Sayyidul Istighfar

Dibaca 1× · HR. Al-Bukhari 6306 Shahih

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu, a'udzu bika min syarri ma shana'tu, abu'u laka bi ni'matika 'alayya, wa abu'u bi dzanbi, faghfir li, fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Ya Allah, Engkau Rabbku, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku hamba-Mu. Aku berada di atas perjanjian dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sungguh tidak ada yang mengampuni dosa selain Engkau.

Keutamaan

Syaddad bin Aus meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ menyebut dzikir ini sebagai penghulu istighfar.

Siapa yang membacanya pada siang hari dengan meyakininya lalu meninggal pada hari itu sebelum petang, ia termasuk penghuni surga. Begitu pula siapa yang membacanya pada malam hari dengan meyakininya lalu meninggal sebelum pagi.

HR. Al-Bukhari no. 6306. Derajat: shahih.

Lafaz untuk petang

Sama untuk pagi dan petang.

Mulai Mode Sesi dari dzikir ini

Daftar dzikir pagi

Baca semua dalam satu halaman